1. Motor utama gagal hidup atau berhenti sesaat: Hal ini sering kali disebabkan oleh pemadaman listrik, waktu pemanasan awal yang tidak mencukupi, atau kegagalan pemanas, yang mengakibatkan torsi berlebihan dan beban berlebih pada motor.
2. Sekrup berputar tetapi tidak ada material yang keluar: Hal ini dapat disebabkan oleh hopper yang kosong, saluran umpan tersumbat, atau kerusakan pada sekrup. Periksa hopper, bersihkan sumbatan, dan periksa keausan sekrup.
3. Fluktuasi kecepatan motor atau arus yang tidak stabil: Sabuk penggerak yang longgar atau tergelincir atau kunci pengaman yang rusak dapat menyebabkan kecepatan tidak stabil. Kerusakan bantalan atau pelumasan yang buruk juga dapat menyebabkan arus tidak normal.
4. Bahan ekstrusi atau penghubung yang tidak stabil: Bahan yang menjembatani, pemanasan yang tidak merata, atau keausan sekrup dapat menyebabkan fluktuasi lelehan. Kurangi laju pengumpanan, periksa suhu zona pemanasan, dan ganti sekrup yang aus.
5. Pelepasan kepala cetakan buruk atau tersumbat: Pemanasan yang tidak memadai, vakum yang tidak mencukupi, atau benda asing yang masuk ke kepala cetakan dapat mempengaruhi pelepasan. Tingkatkan suhu pemanasan, periksa sistem vakum, dan bersihkan kepala cetakan.
6. Fluktuasi arus yang besar pada motor utama: Pengumpanan yang tidak merata, kerusakan bantalan, atau kegagalan pemanas adalah penyebab utamanya. Periksa sistem pengumpanan dan pelumasan bantalan, dan ganti pemanas yang rusak.
7. Kecepatan sekrup terlihat normal, namun tidak ada material yang terangkut: Sabuk penggerak yang kendor atau kunci pengaman yang terlepas adalah penyebab umum. Menyesuaikan ketegangan sabuk atau mengganti kunci pengaman dapat mengatasi masalah ini.
8. Kebisingan tidak normal atau peningkatan getaran: Bantalan gearbox yang aus atau ketidakseimbangan sekrup dapat menyebabkan kebisingan yang tidak normal. Ganti bantalan atau seimbangkan kembali sekrup.
9. Kegagalan kontrol suhu: Termokopel atau pengontrol suhu yang rusak dapat menyebabkan penyimpangan suhu. Kalibrasi sensor atau ganti pengontrol suhu.
10. Kebocoran atau kegagalan sistem pendingin: Katup pendingin yang macet atau saluran air tersumbat dapat menyebabkan barel menjadi terlalu panas. Periksa katup pendingin dan bersihkan saluran pendingin.
1. Beberapa komponen: Hanya terdiri dari tiga komponen inti: sekrup, laras, dan sistem penggerak. Mereka tidak memiliki struktur penghubung seperti rakitan sekrup kembar atau multisekrup.
2. Desain Modular: Sekrup, laras, serta sistem pemanas dan pendingin tidak bergantung satu sama lain, sehingga memudahkan perakitan, pemeliharaan, dan penggantian komponen.
3. Biaya Produksi Rendah: Struktur yang disederhanakan menyederhanakan pemrosesan dan mengurangi penggunaan material, sehingga menghasilkan biaya produksi keseluruhan yang jauh lebih rendah dibandingkan peralatan multi-sekrup.
4. Hambatan Operator Rendah: Logika kontrol terutama melibatkan penyesuaian suhu dan kecepatan, yang mengharuskan operator menguasai pengaturan dasar pemanasan, pengumpanan, dan kecepatan untuk memulai.